Kebangkitan David De Gea Setelah Terpuruk Di Beberapa Pertandingan

  • July 24, 2020

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer merasa puas memainkan David De Gea pada laga kontra West Ham dini hari tadi. Solskjaer menyebut bahwa sang kiper kembali menunjukkan kualitas yang luar biasa di laga itu.

Solskjaer mengambil keputusan besar untuk memainkan David De Gea di laga melawan West Ham. Pasalnya sang kiper membuat blunder fatal saat melawan Chelsea sehingga banyak yang mendesak Solskjaer untuk mencadangkan sang kiper.

Kebangkitan David De Gea Setelah Terpuruk Di Beberapa Pertandingan

Namun De Gea bisa dikatakan tampil apik di laga itu. Terlepas dari penalti Michail Antonio, sang kiper membuat beberapa penyelamatan spektakuler sehingga MU berhasil menahan imbang West Ham dengan skor 1-1.

Solskjaer pribadi mengaku sangat puas dengan performa yang ditunjukkan De Gea. “Saya tahu bahwa David akan sangat fokus di pertandingan ini,” beber Solskjaer kepada MUTV.

Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.

Berhasil Bangkit

Solskjaer mengakui bahwa De Gea membuat kesalahan yang fatal pada pertandingan melawan Chelsea.

Namun ia senang sang kiper tidak patah arang dan menunjukkan performa yang sangat apik di laga tersebut.

“Semua orang tahu bahwa kami kalah di hari Minggu kemarin [vs Chelsea] dan harga diri kami sangat tersakiti karena itu. Setiap kali kami kalah, kami ingin langsung bermain lagi dan David pun demikian.”

Konsentrasi Top

Solskjaer menilai bahwa kiper Timnas Spanyol itu membuat beberapa penyelamatan krusial di sepanjang laga tersebut.

Ia percaya De Gea telah menemukan kembali konsentrasinya sehingga ia bisa membuat penyelamatan-penyelamatan tersebut.

“Dia [De Gea] sudah membuktikan pada hari ini bahwa ia telah memiliki konsentrasinya lagi.” ujarnya.

Laga Pamungkas

De Gea diprediksi oleh Situs livescore terupdate akan kembali diturunkan Solskjaer di partai pamungkas EPL di akhir pekan nanti.

Sang kiper akan bermain sejak awal saat Setan Merah menantang Leicester City di King Power Stadium.

Pemain Yang Pernah Bermain Untuk Juve Dan Barca

  • July 8, 2020

Barcelona dan Juventus belum lama ini melakukan pertukaran pemain. Pertukaran pemain itu melibatkan gelandang masing-masing klub.

Barcelona melepas gelandang asal Brasil, Arthur Melo, ke Juventus. Sementara itu, raksasa Italia tersebut mengirim Miralem Pjanic ke Camp Nou.

Pjanic bergabung Barcelona dengan harga 60 juta euro plus 5 juta Euro sebagai add-on. Gelandang 30 tahun itu diikat kontrak hingga akhir musim 2023-2024.

Pemain Yang Pernah Bermain Untuk Juve Dan Barca

Juventus membeli Arthur seharga 72 juta euro yang dibayar selama empat tahun. Juventus juga akan menyerahkan 10 juta euro sebagai bonus.

Kedua pemain tersebut akan tetap berada di klub masing-masing selama sisa kampanye 2019/20. Mereka baru bisa memperkuat klub barunya setelah bursa transfer musim panas dibuka.

Arthur dan Pjanic bukan pemain top pertama yang pernah merasakan bermain untuk dua klub sebesar Barcelona dan Juventus. Sebelumnya ada beberapa pemain yang pernah melakukannya.

Berikut ini lima pemain yang pernah memperkuat Barcelona dan Juventus seperti dilansir Ronaldo.com.

Arturo Vidal

Vidal meraih kesuksesan besar selama empat musim di Juventus antara 2011 dan 2015. Gaya permainannya yang agresif dan gigih membuatnya menjadi pemain favorit penggemar. Itu membantu klub memenangkan tujuh trofi, termasuk empat gelar Serie A berturut-turut.

Meski punya reputasi bagus di Italia, Vidal memutuskan pindah ke Bayern Munchen pada 2015 dengan nilai transfer 39 juta euro. Dia kemudian mengklaim tim Bavaria adalah kesempatan yang lebih baik untuk meraih kesuksesan di Liga Champions.

Namun, tiga tahun kemudian, Vidal masih belum memenangkan Liga Champions sebelum memutuskan pindah ke Barcelona pada 2018. Dia sudah memenangkan dua trofi di Camp Nou.

Edgar Davids

Setelah meraih kesuksesan di Ajax, Edgar Davids pindah ke Italia pada musim panas 1996 dengan bergabung AC Milan. Namun, ia gagal menemukan tempat bersama Rossoneri sehingga memutuskan pindah ke klub rival Juventus.

Pemain asal Belanda itu menemukan kariernya di Juventus dengan menjalani tujuh musim yang gemilang. Davids membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia dan memenangkan tiga gelar Serie A.

‘Pitbull’ kemudian bergabung dengan Barcelona di pertengahan musim 2003/04. Ia membuat 18 penampilan untuk membantu Blaugrana naik ke peringkat kedua di klasemen La Liga.

Dia pensiun pada 2013 setelah bermain bersama Inter Milan, Tottenham, Ajax, Crystal Palace, dan Barnet.

Thierry Henry

Setelah menjuarai Piala Dunia bersama Prancis, Henry bergabung dengan Juventus pada Januari 1999 dengan biaya 12,5 juta euro. Namun, waktunya di Turin berjalan tidak sesuai dengan rencana. Dia kesulitan beradaptasi di Italia dan hanya mencetak tiga gol dalam 16 pertandingan.

Namun, Henry menjadi pemain kelas dunia setelah pindah ke Arsenal. Oleh karena itu, Barcelona mengontraknya pada 2007 untuk berpasangan dengan Ronaldinho, Samuel Eto’o dan Lionel Messi.

Pria Prancis itu menjadi bagian dari salah satu periode tersukses dalam sejarah Barcelona. Dia memenangkan tujuh trofi termasuk dua gelar La Liga dan Liga Champions.

Michael Laudrup

Setelah menolak tawaran dari Liverpool, Laudrup bergabung dengan Juventus pada tahun 1983. Pemain Denmark itu menghabiskan dua tahun berikutnya dengan status pinjaman di Lazio sebelum akhirnya bermain di Bianconeri. Namun, kiprahnya di Turin tidak berakhir dengan baik.

Cedera dan performa buruk mengakhiri waktunya bersama Bianconeri. Dia memutuskan pindah ke Barcelona pada 1989.

Laudrup kemudian meraih kesuksesan besar selama mengenakan seragam Barcelona. Dia memenangkan sembilan trofi di Catalan.

Zlatan Ibrahimovic

Ibrahimovic bermain di Italia dengan memperkuat Juventus antara tahun 2004 dan 2006. Dia memenangkan gelar liga berturut-turut sebelum Bianconeri tersandung kasus calciopoli.

Pemain Swedia itu kemudian bergabung dengan klub rival Inter Milan, sebelum bermain bersama Lionel Messi di Barcelona pada tahun 2009. Tapi kiprahnya di Camp Nou kemudian berubah menjadi bencana.

Ibrahimovic terlibat perselisihan dengan sang pelatih Josep Guardiola. Meskipun hanya berlangsung satu musim, Ibrahimovic masih memenangkan lima trofi.

Messi Akan Tinggalkan Barcelona Pada 2021 Mendatang

  • July 8, 2020

Seperti sebelumnya telah diberitakan, messi dikabarkan tak akan memperpanjang kontrak di barcelona dan bersiap hengkang dari camp nou pada 2021 mendatang.

Messi Akan Tinggalkan Barcelona Pada 2021 Mendatang

Barcelona yang terus-menerus dilanda konflik internal memang tak bisa menahan jika messi sendiri yang benar-benar ingin pergi. Sederet klub pun dipastikan siap menampungnya.

Bisa Ke Manchester City

Rivaldo juga memprediksi satu arah yang bisa dipilih messi bila meninggalkan barcelona ialah manchester city, yang sempat beberapa kali dikabarkan tertarik meminang la pulga.

“Jika ia mempertimbangkan untuk hengkang, jadi pasti ada sesuatu yang tidak bagus di ruang ganti barcelona serta mungkin ia lelah dengan semua masakah yang melanda klub dalam beberapa bulan terakhir,” ujar rivaldo kepada betfair.

“Ketika kontrak messi berakhir, ia akan berusia 34 tahun, tetapi dengan kelas yang dia punyai saya pikir ia dapat dengan mudah bermain di premier league,” tambahnya.

“Terlepas dari koneksi dengan klub, dia berhak untuk geser jika ia menginginkannya serta bereuni dengan pep guardiola di city akan membuatnya tergoda, karena keduanya pernah jadi partner yang hebat di barca,” tukasnya.

Bisa Ke Juventus

Satu lagi tujuan yang diyakini rivaldo bakal dipilih messi adalah juventus, di mana dia akan menjadi rekan setim rival beratnya, cristiano ronaldo.

“Dengan semua spekulasi ini, saya yakin beberapa agen sudah memimpikan duet messi-ronaldo di juventus serta bakal betapa besarnya duet tersebut di dunia,” tutur rivaldo.

“Jika itu bisa terwujud jadi bisa menjadi ‘bom’ dunia, serta saya yakin juventus secara cepat pulih dari uang yang mereka keluarkan untuk investasi pada messi,” imbuhnya.

“Akan menjadi sesuatu yang bersejerah melihat keduanya bermain bersama dan saya yakin banyak sponsor juventus akan membantu secara finansial, jadi itu bisa menjadi kemungkinan bagi messi,” tandasnya.

Begitulah sobat bola , kita tunggu saja kelanjutan yang akan di pilih oleh sang mega bintang dan semoga berita ini sangat bermanfaat bagi kalian semua penggila bola .